Beranda / Aceh Utara / Revitalisasi Gedung SDN 16 Tanah Jambo Aye Diduga Asal Jadi: Sejumlah Item Dipertanyakan

Revitalisasi Gedung SDN 16 Tanah Jambo Aye Diduga Asal Jadi: Sejumlah Item Dipertanyakan

ACEH UTARA | Supremasihukum.net — Pengerjaan proyek revitalisasi gedung SD Negeri 16 Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, diduga dikerjakan tidak sesuai standar teknis dan kurang memperhatikan aspek ketahanan serta manfaat bangunan dalam jangka panjang.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, salah satu item yang menjadi sorotan adalah pemasangan lisplang pada bagian depan bangunan yang terlihat terlalu dekat dengan ujung seng atap. Kondisi tersebut dinilai berpotensi membuat lisplang langsung terkena air hujan dan paparan sinar matahari.

Jika konstruksi tersebut tidak memiliki perlindungan atap yang memadai, paparan air dan panas secara terus-menerus dikhawatirkan dapat mempercepat kerusakan material, sehingga lisplang lebih cepat lapuk dan kehilangan fungsi maupun estetika bangunan.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan dan standar mutu dalam pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut. Apalagi, bangunan sekolah semestinya tidak hanya terlihat baik secara visual, tetapi juga harus memenuhi aspek kekuatan, keamanan, ketahanan, dan fungsi agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Pihak terkait, termasuk pengawas pekerjaan dan instansi teknis, diminta turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap hasil pekerjaan di lapangan. Jika ditemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi atau standar teknis, maka kontraktor pelaksana patut diminta melakukan perbaikan sesuai ketentuan.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai dugaan ketidaksesuaian pekerjaan tersebut.

Setelah di konfirmasi kepala Sekolah SDN 16 Tanah Jambo Aye, terkait pemberitaan Kepala Sekolah hanya menjawab sedang fi Kantor Dinas sambil Mengirimkan Fhoto pak Herman.

hingga berita ini tayang Kepala Sekolah belum memberikan tanggapan terkait Lisplang yang terlalu dekat dengan ujung seng dan atap.

( Muhazir )

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *